| Refleksi Khotbah FIRES 17 February 2012 |
Christian Worldview |
|
Ada dua panggilan orang Kristen yang sudah kita bahas yaitu hidup kudus tidak bercacat dan beribadah kepada Tuhan. Panggilan orang Kristen yang ketiga adalah mengasihi Tuhan melampaui segala sesuatu. Mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi, dan segenap kekuatan. |
| Hits: 17 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 16 February 2012 |
Expository Preaching |
Matthew 23:1-15 |
Beberapa minggu lalu kita telah melihat bagaimana orang-orang Farisi memiliki begitu banyak kelebihan meskipun Tuhan Yesus menyebut mereka sebagai keturunan ular-beludak. Kekonsistenan mereka dalam menjalankan adat-istiadat tidak ada dalam diri kita sebagai orang Kristen yang katanya telah bertemu dengan Mesias. |
| Hits: 17 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 10 February 2012 |
Christian Worldview |
Exodus 4:18-23 |
Panggilan kedua sebagai orang Kristen yang dibahas di FIRES adalah panggilan beribadah. Orang Israel sudah 430 tahun diperbudak di Mesir dan Allah memerintahkan Musa untuk membebaskan mereka agar mereka beribadah di padang gurun. |
| Hits: 196 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 09 February 2012 |
Expository Preaching |
Matthew 23:1-15 |
Ketika kita berada dalam satu persekutuan gereja yang anggota-anggotanya memiliki visi yang sama, semangat juang yang sama, dan kecintaan akan firman yang sama menggebunya dengan kita, apa yang membuat kita nyaman untuk berada di dalamnya? Ketika kita berada dalam satu komunitas yang sangat mendorong kita untuk bertumbuh dan bahkan berhasil membuat kita untuk belajar mendalami firman, untuk apakah semua itu? Sungguhkah kita melakukannya karena kita rindu mengenal Allah lebih dalam lagi, ataukah hanya sekadar mengejar ketinggalan dari teman-teman yang mungkin sudah “senior”? Ketika jadwal pelayanan kita penuh sepanjang minggu dan mengharuskan kita untuk meninggalkan hobi kita, alasan apa yang membuat kita rela? Benarkah karena kita mengasihi Tuhan atau hanya sekadar untuk menunjukkan pada orang-orang bahwa kita cukup rohani dan cukup ‘berguna’ dalam pekerjaan Tuhan? |
| Hits: 192 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 03 February 2012 |
Christian Worldview |
|
Hidup kudus dan tidak bercacat itulah panggilan kita yang paling pertama. Allah menetapkan kita untuk menjadi umat pilihan-Nya dengan tujuan yang pasti yaitu hidup kudus dan tidak bercacat di hadapan-Nya sebelum dunia dijadikan. Oleh karena itu keberadaan kita sebagai orang Kristen seharusnya menyatakan hal tersebut. |
| Hits: 597 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 02 February 2012 |
Expository Preaching |
Matthew 23:1-15 |
Dari pembacaan ayat ini kita dapat melihat bahwa Tuhan Yesus mengecam ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Apakah yang menjadi anggapan dalam benak kita saat ditanya orang Farisi itu siapa? Tentu dengan penuh percaya diri kita akan menempatkan diri kita di posisi Tuhan Yesus dan langsung mengecam bahwa mereka adalah keturunan ular-beludak dan sebagainya. |
| Hits: 592 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 27 January 2012 |
Christian Worldview |
|
Apa bedanya manusia dengan binatang? Salah satunya adalah keinginan untuk terus berkembang dan menambahkan apa yang sudah ada pada dirinya. Binatang tidak punya kemampuan ini, oleh sebab itu binatang tidak ada perkembangan budaya. Dari dulu sampai sekarang cara binatang hidup, makan, berjalan semuanya sama, tidak ada yang berubah. Mengapa manusia bisa seperti ini? Tidak lain adalah karena manusia itu peta teladan Allah yang ditanamkan kekekalan dalam hatinya. Maka itu manusia hanya bisa dipuaskan oleh yang kekal saja, yaitu Allah sendiri. |
| Hits: 992 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 26 January 2012 |
Expository Preaching |
|
Semakin lama kita menjadi seorang Kristen, semakin banyak pula kita dibekali dengan prinsip-prinsip kebenaran. Saat kita bertemu dengan kebenaran, seharusnya terjadi perubahan hidup yang semakin dikontrol oleh kebenaran itu. Namun, dalam banyak hal, disadari atau tidak, hidup kita sering bertolak belakang dengan kebenaran itu. Kita bisa saja menafsirkan Alkitab lebih dalam, membaca banyak buku theologi, pintar berapologetika, tetapi apa yang kita hidupi tidak sejalan dengan apa yang kita pelajari dan imani. Lebih jauh lagi, kita mengira bahwa dengan banyaknya persekutuan yang kita ikuti, dan banyaknya buku yang kita baca saja, kita sudah bisa dikatakan sebagai seorang Kristen yang rohani. |
| Hits: 984 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 20 January 2012 |
Christian Worldview |
|
Banyak dari kita yang masih terus bergumam saat ditanyakan kepada kita, “Apa sih artinya menjadi seorang mahasiswa Kristen?” Apakah karena saya beragama Kristen maka secara otomatis saya sungguh menjadi mahasiswa Kristen? Jika kita sungguh orang Kristen yang hidup ingin menggenapi panggilan Allah, harusnya pertanyaan semacam ini menggelisahkan kita. Akan tetapi, kita sering salah mengidentifikasi diri kita dengan berangkat dari berbagai tempelan profesi yang kita punya. Kita sering lupa, jika tidak ingin disebut mengabaikan, panggilan ultimat sebagai pengikut Kristus yang belum secara sungguh kita gumulkan dan nyatakan. |
| Hits: 1210 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 19 January 2012 |
Expository Preaching |
Matthew 23:1-12 |
Beberapa minggu ini telah dibahas tentang hukum yang terutama yakni mengasihi Tuhan dengan segenap hati , segenap jiwa, segenap akal budi, dan segenap kekuatan. Juga telah dibahas bagaimana seluruh kasih ini dibawa ke dalam mempertuhankan Tuhan di dalam seluruh aspek hidup. Hari ini kisah ini berlanjut di mana ahli Taurat dan orang Farisi mengejar kursi Musa. Yesus lalu memberikan nasehat kepada murid-murid-Nya bahwa pengajaran orang Farisi dan ahli Taurat boleh diikuti tetapi tidak dengan kehidupan mereka. Lantas apa yang menjadi permasalahan dalam pengajaran dan perbuatan mereka? |
| Hits: 1234 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 13 January 2012 |
Christian Worldview |
|
Apakah panggilan hidup saya? Apa yang Tuhan kehendaki dari saya? Apa yang Tuhan ingin saya kerjakan terutama di zaman saya dilahirkan ini? Pertanyaan ini sering kita dengar di antara kalangan pemuda pemudi Kristen. Mengapa? Karena masa muda adalah masa ketika kita mencari makna dan tujuan hidup, masa paling kritis bagi kita untuk merancang masa depan. Tetapi semangat pertanyaan akan panggilan hidup di atas sangat berbeda dengan semangat zaman masa kini yang menggembar-gemborkan atau mengutamakan kehendak diri daripada kehendak Sang Pencipta, yaitu satu kebiasaan yang dibentuk untuk memenuhi ambisi kebutuhan pribadi. |
| Hits: 1341 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 12 January 2012 |
Expository Preaching |
Matthew 22:41-45 |
Di dalam perikop sebelumnya, Tuhan Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi bahwa hukum yang terutama adalah kasih. Budaya Yahudi adalah budaya yang penuh dengan adat isitadat yang sangat banyak, di tengah-tengah konteks yang demikian, Tuhan Yesus mengatakan kepada mereka bahwa segala hukum dan adat yang mereka kerjakan selama ini cenderung legalistik tanpa kasih, maka dalam konteks inilah Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sendiri sebagai Kasih dan sumber kasih itu sendiri. |
| Hits: 1336 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 06 January 2012 |
Christian Worldview |
|
Setelah kita membahas Christian Worldview dengan kerangka C-F-R-C sejak tahun kemarin, kita akan memulai membahas panggilan seorang pemuda Kristen sesuai dengan Christian Wolrdview. |
| Hits: 1482 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 05 January 2012 |
Expository Preaching |
Matthew 22:34-40 |
Selamat tahun baru!
Pada tahun yang baru, tahun yang Tuhan telah anugerahkan pada kita, seberapa besar kasih kita kepada Allah yang telah kita nyatakan?
|
| Hits: 1498 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 30 December 2011 |
Expository Preaching |
2Timothy 2:1-7 |
Siapakah orang Kristen? Apakah yang menjadi ciri khas orang Kristen? Bagaimanakah hidup sebagai orang Kristen? Paulus mengatakan di 2 Tim. 2:1-7, orang Kristen yang adalah jemaat Allah digambarkan di dalam 3 model yakni: Prajurit, Atlet, dan Petani. |
| Hits: 1600 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 29 December 2011 |
Expository Preaching |
Luke 17:7-10 |
Kita yang sudah lama hidup sebagai orang Kristen, mungkin sekali punya kehidupan pelayanan yang luas dan memiliki prestasi-prestasi tertentu di dalamnya. Dalam setiap pelayanan sering kali kita dituntut berkorban, baik waktu, tenaga, harta, dan lain-lain. Selain itu kita juga melewati banyak masa-masa yang sulit hingga bisa menjadi seperti sekarang. |
| Hits: 1609 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 23 December 2011 |
Christian Worldview |
|
Setiap orang tua selalu mengharapkan anak-anaknya berhasil, dengan standar keberhasilan apabila sudah dapat hidup nyaman, banyak uang, dapat penghormatan dan jabatan. Di luar hal-hal ini, anak itu bisa saja dicap gagal. Orang takkan peduli, dengan cara apa kita bisa mendapatkan apa yang kita miliki sekarang, mereka hanya akan melihat fenomena dan menilainya dengan standar dunia. Pada kenyataannya, hampir setiap manusia mengejar itu, berbagai perkembangan ilmu pengetahuan bukan lagi ditujukan untuk menaklukkan alam dan mengembalikannya bagi kemuliaan Tuhan, namun justru menjadi alasan untuk tidak lagi bergantung pada Tuhan. Permainan dalam dunia kerja demi materi, bukan lagi hal asing, bahkan sekarang sudah biasa, orang yang tak mau ‘bermain’ justru dianggap aneh. Zaman selalu bergulir dan manusia cenderung untuk mengikuti zaman demi kenyamanannya, sekalipun itu keluar dari apa yang Allah kehendaki. |
| Hits: 1593 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Persekutuan FIRES 22 Desember 2011 digabung ke KKR Natal Akbar - Jakarta 2011 |
|
|
Persekutuan FIRES 22 Desember 2011 digabung ke KKR Natal Akbar - Jakarta 2011 |
| Hits: 1658 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| PAGAR - Refleksi Khotbah Natal FIRES 16 Desember 2011 |
Christmas Season |
Genesis 3:4-5 |
Jumat kali ini, bertema tidak semata-mata memperingati tentang hari Natal, tetapi sebuah renungan singkat menuju KKR Natal Akbar Gelora Bung Karno 22 Desember 2011 |
| Hits: 1593 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Refleksi Khotbah FIRES 15 December 2011 |
Expository Preaching |
Matthew 22:34-40 |
Di dalam hidup, tidak dapat disangkal bahwa kita cenderung hidup seminimal mungkin untuk mengenal dan mengasihi Tuhan. Sebagai contoh ketika di dalam perkuliahan kita diperhadapkan oleh pelajaran yang rumit dan sangat sulit untuk dimengerti, apa yang kita kerjakan? Kita berani gigit gigi untuk mengerti dan mempelajari dengan sungguh-sungguh segala kerumitan dan kesulitan tersebut. Sebaliknya, bagaimana dengan tekad dan kesungguhan hati kita ketika kita berhadapan dengan firman Tuhan setiap harinya? Berapa banyakkah ayat Alkitab yang kita renungkan dan dimengerti oleh kita dibandingkan mata kuliah yang kita terima di kampus? Berapa banyakkah waktu yang kita gunakan untuk mempelajari firman-Nya dibandingkan dengan pengenalan akan dunia ini? |
| Hits: 1544 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|